Seorang pria bersenjata masuk ke sebuah sekolah dasar di
Uvalde, Texas, Amerika Serikat (AS), Selasa (24/5/2022) sore waktu setempat.
Ia menembak membabi buta hingga membunuh sedikitnya 19 anak dan 2 orang guru.
"Penyerang adalah seorang pria berusia 18 tahun, yang
meninggalkan kendaraannya dan memasuki sekolah dengan pistol dan mungkin
senapan," kata Gubernur Texas Greg Abbott pada konferensi pers, seperti
dikutip The New York Times, Rabu (25/5/2022).
“Dia menembak dan membunuh secara mengerikan, tidak dapat
dipahami, 14 siswa, dan membunuh seorang guru,” kata Abbott.
Baca juga: Muhammadiyah Kecam Kedubes Inggris di JakartaKibarkan Bendera Pelangi
Beberapa jam kemudian, jumlah korban tewas bertambah menjadi sedikitnya 19 siswa dan dua orang guru seperti dikutip New York Post.
Kepala polisi Distrik Sekolah Independen Konsolidasi Uvalde
mengatakan, pelaku bertindak sendiri. Uvalde adalah kota berpenduduk sekitar
16.000 orang sekitar 135 kilometer sebelah barat San Antonio.
"Pada titik ini penyelidikan mengarah untuk memberi
tahu kami bahwa tersangka bertindak sendiri selama kejahatan keji ini,"
kata Kepala Arredondo saat konferensi pers pada Selasa (24/5/2022) sore.
Baca juga: Husin Alwi Shihab Serukan Madura Tolak UAS,Jamaah Malah Membludak
Berita-berita yang beredar di Amerika Serikat menyebut pelaku itu dengan istilah gunman (pria bersenjata). Tidak ada yang menyebutnya sebagai teroris. []